Friday, January 13, 2012

GM dan Sejarah Trooper di Indonesia

Selama ini kita di Indonesia mengenal bahwa Trooper dikeluarkan dengan merk Chevrolet dan dipasarkan di bawah bendera General Motor (GarMak), hal ini terjadi karena GM selaku pemegang merk Chevrolet mempunyai kepemilikan saham di Isuzu Jepang. Namun untuk lebih mengenal lebih jauh sejarah kerjasama GM-Isuzu dan hubungannya dengan kendaraan Trooper yang kita cintai ini, dan berdasarkan beberapa nara sumber yang diperoleh dari beberapa website, maka dapat ditarik garis besar berupa rangkuman seperti yang  dijabarkan pada ulasan di artikel ini.


Wacana merger Isuzu dengan perusahaan lain muncul di tahun ‘70an ketika para investor di Isuzu merasa bahwa secara finansial Isuzu tidak mampu untuk memulai suatu jalur produksi baru. Beberapa perusahaan “lokal” yang sempat dilirik adalah Fuji Heavy Industri, Mitsubishi Corp dan Toyota Motor Company. Tapi General Motor dan kesempatan untuk memulai pangsa pasar baru di Amerika Serikat dan Asia berbuah kesepakatan kepemilikan saham sebesar 34.2% dari GM di Isuzu pada tahun 1971. 

Nah, hasil pertama dari kerjasama ini adalah penjualan pickup Isuzu KB-Series (jauh lebih dikenal sebagai Chevrolet LUV) di Amerika dan dunia pada tahun 1972. Pickup Isuzu KB adalah varian pickup dari Sedan Isuzu Florian, yang keluar pada tahun 1969. Walaupun desain dan pemasaran awal kendaraan ini murni dari Isuzu Jepang, tapi tak dapat dipungkiri bahwa badge Chevrolet lah yang mempopulerkan kendaraan ini di seluruh dunia.

Penjualan Chevrolet LUV di Amerika Serikat menjadi fenomenal juga karena mengisi celah baru mid-size pickup di negara yang didominasi kendaraan-kendaraan berukuran besar. LUV sendiri merupakan singkatan dari Light Utility Vehicle. Langkah ini kemudian banyak diikuti pabrikan lain (Ford-Mazda dengan B series, Dodge–Mitsubishi dan Nissan-Datsun dengan varian Pickupnya).

Lebih jauh lagi, dengan adanya krisis minyak di tahun ‘70an, kerjasama GM-Isuzu membuat pabrikan Jepang ini mengeluarkan varian LUV bermesin diesel untuk dipasarkan di Amerika Serikat pada tahun 1977, walau di Jepang varian diesel sudah ada sejak tahun 1975. Sukses dengan varian mesin diesel dan dua varian sasis (LWB dan SWB) membuat GM-Isuzu mengembangkan lebih lanjut Chevrolet LUV dan menambahkan varian penggerak 4 roda (4WD), varian yang diminati dan memang dibutuhkan oleh pasar Amerika Utara. Walaupun Isuzu sudah punya pengalaman membuat kendaraan Truk berpenggerak 4 roda, tapi ini adalah kendaraan kecil berpenggerak 4roda pertama buatan Isuzu yang sukses di pasaran dunia.

Bila kita telisik lebih detail, basis pengembangan versi 4WD adalah dari sasis kendaraan 2WD. Sehingga tidak heran kalau kenyamanan dan stabilitas yang lebih banyak menjadi selling point dari LUV 4WD.

Kerjasama GM-Isuzu tidak terlalu lama, di awal ‘80an benih perpisahan sudah mulai terasa, walau secara kepemilikan saham GM terus menambah bagiannya sampai mencapai 49% di akhir ‘80an. Pada tahun ’82, setahun setelah diluncurkannya Chevrolet LUV generasi kedua, Isuzu membuka sendiri American Isuzu Motors Inc.

Apa hubungannya dengan Trooper? Nah, Trooper yang di launching pada tahun 1981 merupakan hasil pengembangan dari Chevrolet LUV 4WD. Kendaraan yang lahir dari hasil kerjasama GM-Isuzu. Tanpa kerjasama dengan GM, bisa jadi Isuzu hanya akan memproduksi sedan dan kendaraan niaga saja, padahal SUV menjadi salah satu icon Isuzu di tahun ’80-‘90an.

Salah satu hal yang mendahului jamannya dan juga menjadi nilai penting dengan adanya kerjasama GM-Isuzu adalah penggunaan universal frame untuk berbagai tipe body. Seperti trio Innova-HiLux-Fortuner dari Toyota, sasis yang dipakai Trooper adalah sasis dari LUV 4WD dengan desain body Trooper. Sedikit perbedaan dengan konsep universal frame saat ini adalah bahwa Trooper merupakan desain body tersendiri yang berbeda dari varian Isuzu Pickupnya, tidak seperti saat ini yang antara varian MPV-SUVdan PickUp nya masih nyambung. Pada Trooper generasi II, frame Trooper sudah tidak berbasis pickup lagi. Trooper menjadi the real SUV. Dan SUV berbasis PickUp digantikan oleh Isuzu Rodeo.

Pada tahun 1987, Isuzu mengembangkan pabrik baru di Lafayette, Indiana Amerika Serikat. Dari sini muncullah berbagai varian baru yang mengantarkan Isuzu menjadi salah satu pembuat SUV terkenal di dunia. Beberapa produk yang sangat terasa pengaruh GM USA adalah penggunaan mesin GM V6 pada Trooper, Pickup dan Rodeo. Pengembangan Isuzu Rodeo, Isuzu VehiCross, Isuzu Axiom dan mesin bensin V-6 (6VD1 dan 6VE1) juga sangat kental nuansa Amerika nya.

Porsi GM pada merger GM-Isuzu memang lebih banyak pada sisi pemasaran saja, kebutuhan akan kendaraan 4WD dan SUV yang dijawab dengan keberadaan LUV dan Trooper pun merupakan hasil dari tuntutan pasar. Porsi teknis dan enjiniring lebih banyak dilakukan oleh Isuzu. Keputusan di bidang komersial juga yang mendasari pemilihan brand Chevrolet untuk penjualan Trooper di Indonesia dan brand-brand lain (Vauxhall dan Opel) di belahan dunia lain.

Walau begitu, hanya ada sedikit negara yang memakai brand Chevrolet untuk Trooper, sehingga merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita di Indonesia memiliki Chevrolet Trooper.

Bila GM yang pada awalnya mensponsori Isuzu masuk ke dunia SUV, maka pada akhirnya GM juga yang memutuskan memberhentikan jalur produksi pembuatan SUV dan kendaraan penumpang versi Isuzu pada awal tahun 2000. Ironisnya, hal tersebut akhirnya diikuti juga dengan keluarnya GM dari kerjasama berpuluh tahun pada 2008 yang kemudian meninggalkan sejarah bahwa Isuzu merupakan salah satu pabrikan dunia yang pernah berjaya dengan kendaraan sedan dan SUV nya.

Oleh: Andhika A. Pradana

No comments:

Post a Comment