Salah satu faktor minus yang selama ini menghantui para pemilik Trooper bermesin diesel standar C223 dengan kapasitas 2300cc adalah performa yang berasa pas-pasan. Body Trooper yang berat dan ditambah dengan aksesori tambahan bergaya mobil offroad seperti ban besar, bullbar, roofrack dan winch, akan semakin membuat performa mesin ini bertambah berat dan mengurangi akselerasi saat dibawa berkendara di jalan tol apalagi saat menanjak di jalur perbukitan. Umumnya solusi yang paling mujarab untuk mengatasi kekurangan ini adalah dengan tehnik engine swapping menggunakan mesin berkapasitas yang lebih besar seperti 4JA, 4JB1-T atau 4JG2-T guna mendapatkan peningkatan performa yang jauh di atas mesin C223. Ada juga yang menambahkan turbo, supercharger, atau performance kit lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan performa standar mesin C223 ini. Tapi ada alternatif lain yang ternyata bisa digunakan untuk meningkatkan performa mesin ini tanpa harus melakukan modifikasi yang signifikan, yaitu dengan penggantian Rotorhead injector mesin C223 ini menggunakan milik Isuzu Elf seperti yang telah dilakukan oleh Bob Obenk dan Alan Marton, anggota KTI Jaya baru-baru ini.
Baca Selengkapnya......
Showing posts with label TIPS. Show all posts
Showing posts with label TIPS. Show all posts
Monday, May 14, 2012
Tuesday, August 31, 2010
TIPS: Alternatif Untuk Karet Pintu Depan Trooper 3 Pintu
Bagi pemilik Trooper versi 3 pintu baik Long maupun Short, salah satu alternatif untuk mengganti karet-karet pintunya adalah dengan menggunakan karet pintu yang digunakan pada Isuzu Panther versi kotak, seperti yang diposting oleh sdr. Andhika di milis Trooper Indoensia. Dengan harga berkisar antara 40 ribu hingga 70 ribu rupiah sebuah, substitusi karet pintu menggunakan jenis ini lebih efision dibandingkan dengan harga karet pintu asli Trooper yang berkisar 200 hingga 300 ribu rupiah perbuahnya. Selain jauh lebih murah, karet pintu Isuzu Panther juga lebih mudah diperoleh di toko-toko suku cadang di setiap kota besar maupun di pelosok daerah.
Berikut adalah langkah-langkah pemasangannya di pintu Trooper Short 3 pintu.
Sediakan obeng minus, obeng runcing untuk membuat lubang pada karet, tang jepit, lem, kenop karet pintu sekitar 6 buah untuk cadangan (bisa diperoleh di toko-toko aksesori dengan harga 200 - 500 rupiah perbuah), dan tentu saja karet pintu Isuzu Panther.
Buka karet pintu lama dan bersihkan area yang akan dipasangi karet baru dengan kain lap hingga bersih.
Pasang karet pintu baru dimulai dari sudut terluar bagian atas seperti pada gambar di bawah.
Pasang terlebih dahulu sisi horizontal dengan cara menyelipkan karet ke rel pintu dengan obeng minus, dan lanjutkan hingga mencapai sisi pintu pilar bagian depan.
Dilanjutkan dengan sisi vertikal yang menggunakan knop plastik. Karena letak knop plastik dengan lubang pintu umumnya berbeda, maka terlebih dahulu buat lubang baru untuk knop.
Cari Posisi luang dan sejajarkan dengan karet pintu, buat lubang menggunakan obeng runcing
Buka knop di karet pintu di posisi terekat pada lubang yang akan kita buat tadi dengan tang, kemudian pasangkan knop ke lubang di karet pintu tersebut. Hati-hati saat memasukkan knop ke karet pintu karena jika robek akan menjadikannya sulit.
Pasang karet pintu dengan memasukkan knop ke lubangnya hingga berbunyi "klik"
Teruskan sampai semua kenop terpasang, kemudian tambahkan lem di area yang kurang rapat.
Jadilah pintu Trooper anda terpasang dengan karet daun pintu yang baru.
Perlu diketahui pada awal-awal pemasangan karet pintu yang baru ini, pintu akan sulit ditutup karena karet baru yang masih belum lunak akan sedikit menahan daun pintu.
Baca Selengkapnya......
Labels:
Artikel Teknis,
TIPS
Wednesday, August 18, 2010
TIPS - Membersihkan Kotoran Pada Interior
Dalam kondisi tertentu, kotoran yang telah lama menempel pada dashboard, doortrim ataupun plafon menjadi sulit untuk dihilangkan dan menjadi permanen. Salah satu tips yang dapat dicoba untuk menghilangkan noda tersebut adalah seperti yang pernah diposting oleh salah satu rekan KTI dari Malang, mas Vinny.
Tips:
- Campur minyak tanah secukupnya kira-kira1/4 gelas, sabun colek, dan 2 gelas air bersih. Aduk hingga merata.
- Siapkan busa, lap bersih atau kanebo serta sikat gigi bekas.
- Potong ujung sikat dengan pola tidak merata dan dengan memotong miring.
- Berikan campuran cairan dan basuhkan dengan menggunakan busa dan bersihkan dengan sikat secara merata.
- Diamkan sekitar 2 menit dan bersihkan menggunakan lap bersih atau kanebo.
Keterangan:
Sabun colek merupakan penetralisir dari bau minyak tanah sekaligus membersihkan. Minyak tanah membantu memudahkan pengangkatan kotoran yang sulit terangkat jika hanya menggunakan air dan sabun. Campuran ini juga ampuh untuk membersihkan mesin atau body kendaraan yang terdapat banyak noda hitam seperti aspal.
Tips untuk penggunaan pada body kendaraan:
- Sebaiknya cuci terlebih dahulu kendaraan untuk menghilangkan debu yang menempel dan keringkan.
- Bilaskan minyak tanah ke body kendaraan dengan busa tipis dan biarkan sesaat.
- Bersihkan kembali body kendaraan dengan busa dengan gerakan memutar.
- Setelah bersih, cuci kendaraan dengan shampo mobil dan keringkan.
Baca Selengkapnya......
Labels:
TIPS
Friday, June 4, 2010
TIPS - Ring Pemberat Untuk Menambah Torsi
Bagi Trooper bermesin bensin, salah satu kelemahan yang dimiliki dibandingkan dengan yang bermesin diesel adalah kurangnya torsi. Torsi merupakan satu faktor penting yang ikut menentukan performa kendaraan saat harus melewati trek offroad untuk membantu kemampuan menanjak dari kendaraan tersebut. Bagi mesin diesel yang memiliki torsi besar, hal ini bisa dikatakan merupakan satu keunggulan dibandingkan mesin bensin. Bagaimana dengan mesin bensin? Adakah cara untuk meningkatkan torsi pada mesin bensin? Salah satu cara yang dapat digunakan untuk Trooper bensin yang menggunakan transmisi MSG5E dengan rasio perbandingan 4.30 : 1, adalah dengan mengganti transmisi bawaan asli mesin bensin tersebut dengan transmisi bawaan Trooper diesel versi 5 pintu dengan seri MSG5K-T, yang memiliki rasio 4.555 : 1 sehingga akan mendapatkan torsi yang lebih besar dibandingkan aslinya. Namun cara ini termasuk mahal karena harus membeli transmisi baru yang mungkin cukup sulit dicari di pasaran. Apakah ada solusi lain?
SOLUSI:
Salah satu rekan KTI, Irawan Adiwono, mencoba menerapkan praktek yang banyak dilakukan oleh mobil-mobil Jeep Wrangler di Amerika Serikat yang hanya bermodalkan mesin 2500 cc 4 silinder. Mereka menggunakan 'ring pemberat' atau yang lebih dikenal dengan Inertia Ring, untuk menambahkan berat sekitar 15-25% dari berat flywheel asli (berdasarkan referensi). Bentuk ring pemberat ini seperti cincin gepeng yang kemudian dibautkan ke flywheel asli bawaan mesin. Fungsi dari Inertia Ring ini adalah untuk memberikan tambahan torsi untuk mengurangi stalling pada putaran mesin (RPM) rendah.
Melihat konstruksi flywheel Trooper bensin, desain ring pemberat ini tidak bisa dibuat sama persis dengan mesin Jeep 2500 cc yang ada di Amerika Serikat, aka dengan modal coba-coba, Irawan menyesuaikan desain ring pemberat sesuai dengan flywheel Trooper bensin. Karena posisi penambahan berat flywheel tidak terdapat sisa ruang di bagian bibir terluar dari flywheel, yang mana posisi ini merupakan posisi yang paling ideal, maka beratnya ditambahkan sedikit lagi karena posisi yang memungkinkan adalah di bagian tengah dari flywheel. Dengan penambahan ring pemberat ini, maka berat asli flywheel yang 8 kg setelah ditambah ring pemberat menjadi sekitar 10,5 kg. Cara ini kurang cocok diaplikasikan pada Trooper yang bermesin diesel flywheel mesin diesel yang sudah jauh lebih berat dari mesin bensin.MATERIAL DAN BIAYA:
Besi tambahan ditempel menggunakan sock dengan mengelas beberapa pen, dibubut dan kemudian dibalance ulang. Total biaya yang dihabiskan untuk modifikasi ini sekitar 1,25 juta rupiah dan menghabiskan waktu sekitar 2 hari.
Besi tambahan ditempel menggunakan sock dengan mengelas beberapa pen, dibubut dan kemudian dibalance ulang. Total biaya yang dihabiskan untuk modifikasi ini sekitar 1,25 juta rupiah dan menghabiskan waktu sekitar 2 hari.
HASIL:
Di jalan raya mendatar:
Akselerasi terasa sedikit melambat di putaran di bawah 2000 RPM. Selepas itu tidak ada perbedaan sama sekali dibandingkan saat tanpa ring pemberat. Tidak ada pengaruh pada top speed.
Di jalan raya menanjak:
Di jalan fly over Kranggan tol JORR yang cukup panjang dan cukup tinggi, kecepatan mobil dapat dipertahankan di 80 km/jam di gigi 5, mulai dari sebelum menanjak hingga di puncak jembatan. Sebelum menggunakan ring pemberat, untuk memperoleh hasil yang sama harus menggunakan gigi 4 dan jika dipaksakan dengan gigi 5 maka kecepatan akan berangsur berkurang hingga 60 km/jam saat mencapai puncak jembatan.
Di jalan menurun:
Di jalan menurun, engine break menjadi jauh lebih powerfull. Sedikit saja gas diangkat, mobil langsung terasa mengerem sendiri.
Di medan offroad WJAOR yang lalu:
Mobil lebih leluasa berberak di gigi 2 dan 3 dengan posisi transfer case di 4L.
Pindah dari gigi 1 ke 2 di putaran mesin 1500 RPM dapat berjalan dengan mulus tanpa mesin bergetar sekalipun, dibandingkan sebelum modifikasi dimana getaran sangat terasa saat melepas kopling untuk pindah ke gigi 2.
Saat melewati gundukan dan batu yang menonjol terasa sekali obil dapat melewatin dengan lebih mudah tanpa perlu menambah gas.
Di jalan menanjak mobil dapat bergerak jauh lebih pelan tanpa kehilangan tenaga untuk terus menanjak.
Di posisi 4L, engine braking pada gigi 1 dan 2 dirasakan peningkatan performanya. Sebelum modifikasi, engine braking dengan gigi 2 saat turunan tetap membuat mobil meluncur.
Saat melakukan winching dengan dibantu putaran roda di posisi gigi 1 dan 4L, dapat dilakukan dengan lebih mudah menggunakan putaran mesin yang rendah pada RPM konstan, sehingga tidak perlu menambah putaran mesin di RPM tinggi.
KEKURANGAN:
Tidak diketahui sampai batas mana laher crankshaft dan flywheel atau komponen lain terkait dapat bertahan, karena adanya beban tambahan sekitar 30%.
Sumber artikel dan foto: Irawan Adiwono, Milis, 06-2010
Labels:
Artikel Teknis,
TIPS
Wednesday, May 19, 2010
TIPS - Mengatasi Masalah Posisi Inclinometer
Bagi pemilik Trooper tahun 1988 ke atas, tentu familiar dengan panel di bagian tengah atas dashboard yang berfungsi sebagai indikator suhu/termometer, altimeter dan inclinometer. Namun indikator ini, khususnya inclinometer, terkadang mendapatkan masalah ketika posisi bola indikator yang terdapat di dalam rumahnya berputar posisi sehingga yang tampak hanyalah warna putih saja. Hal ini sebenarnya tidak berpengaruh banyak bagi kita namun cukup mengganggu pandangan kita. Bagaimanakah solusi untuk masalah ini?
Salah satu solusi untuk mengatasi inclinometer yang berubah posisi telah diposting oleh sdr. Stefanus Ellim di mailing list. Berikut langkah-langkahnya:
- Lepas panel indikator dari dudukannya dan bongkar inclinometer.
- Goyang indikator hingga posisinya kembali tepat.
- Di bagian belakang terdapat lubang kecil. Isi dengan minyak hingga penuh (bisa menggunakan baby oil)
- Di badan bola terdapat alur got kecil. Jika posisinya sudah tepat, got akan berada tepat di bawah lubang kecil tadi.
- Ambil peniti atau penjepit kertas, tekuk, dan tutup lubang.
- Tutup lubang menggunakan lem epoxy atau lem lain yang tahan terhadap minyak.
Kejadian ini umumnya terjadi saat panel indikator diletakkan atau digantung saat kita melepas panel dashboard ketika mobil sedang dicat, ataupun saat membongkar dashboard untuk keperluan tertentu. Oleh karena itu, salah satu pencegahan yang dapat kita lakukan adalah untuk selalu meletakkan panel indikator inclinometer ini selalu dalam keadaan tegak.
Silakan mencoba...
Sumber artikel dan gambar: Stefanus Ellim, milis, 05-2010
Baca Selengkapnya......
Labels:
Artikel Teknis,
TIPS
Thursday, May 13, 2010
TIPS - Menyiasati Handel Kaca yang Aus
Bagi para pemilik Trooper yang masih menggunakan handle kaca manual, tips berikut dapat menjadi alternatif jika as handel kaca yang anda punya sudah mulai aus dan tidak lagi terpasang dengan baik pada gigi as.- Buka handle yang aus
- Berikan potongan paku triplek yang ujungnya telah dipotong
- Letakkan paku tersebut di gigi yang terdapat di bagian pintu
- Pasang kembali handel
- Kencangkan baut pengikatnya
Selamat mencoba!
Sumber artikel dan gambar: Pak Gafoer, milis, 05-2010
Labels:
Artikel Teknis,
TIPS
TIPS - Gosok Nomor Mesin dan Nomor Rangka Trooper
Nomor mesin Trooper yang terletak di bawah water pump, sangatlah sulit untuk digosok jika diperlukan saat kita harus memperpanjang STNK setiap 5 tahun sekali. Nah, tips berikut dapat dijadikan pertimbangan jika kita tidak ingin mengalami kerepotan saat harus menggosok nomor mesin dan nomor rangka Trooper.
- Siapkan lembar ekstra saat pertama kali kita menggosok nomor rangka dan mesin.
- Scan kedua nomor tersebut menggunakan scanner
- Gambar ulang menggunakan program pengolah gambar (sesuai dengan posisi sebenarnya)
- Cetak dengan printer
- Buat plat aluminum atau kuningan dengan emboss ke arah dalam
- Untuk selanjutnya kita cukup menggesek nomor mesin dan rangka pada plat tersebut
Selamat mencoba!
Sumber artikel dan gambar: Pak Gafoer, milis, 05-10
Baca Selengkapnya......
Labels:
Artikel Teknis,
TIPS
Tuesday, March 30, 2010
Ball Joint Flip - Mengatasi Ground Clearance Roda Depan
Bagi pemilik Chevrolet Trooper yang ingin menambah ground clearance agar bisa menggunakan ukuran ban yang lebih besar (contohnya 31 x 10.5 atau yang lebih besar), ground clearance standar bawaan pabrik terkadang menjadi kendala. Salah satu cara yang paling mudah dan tanpa penambahan apapun adalah dengan memutar torsi suspensi roda depan untuk mendapatkan ketinggian yang cukup agar ban tidak mentok ke spatbor, serta mem-press per belakang untuk mengimbangi penambahan tinggi di roda depan.
Namun berdasarkan pengalaman, kedua cara tersebut dianggap kurang tepat. Untuk metode pemutaran torsi roda depan karena selain akan mengorbankan kenyamanan sistem suspensi akibat berkurangnya ruang gerak torsi, tetapi juga secara teknis akan membuat sudut as roda akan memiliki kemiringan yang tajam (chamber), yang dapat mengurangi usia as roda dan free hub. Per belakang yang dipress juga aka mempengaruhi kekuatan per itu sendiri, serta akan mengurangi kenyamanan atau tingkat keempukannya.
Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ground clearance khususnya untuk roda depan adalah dengan metode Ball Joint Flip. Ball joint flip merupakan metode yang hingga saat ini dianggap paling sesuai, ekonomis dan tepat, dan telah diaplikasikan oleh banyak rekan-rekan yang bergabung di Komunitas Trooper Indonesia, khususnya bagi mereka yang sering melakukan off-road ringan. Selain tidak mengorbankan sistem suspensi standar Trooper, metode ini juga dianggap aman dan tidak mengorbankan kekuatan dari sistem standar Trooper. Berikut adalah cara melakukan ball joint flip.
Buka terlebih dahulu ban depan, dongkrak bagian depan mobil dan tumpu chasis Trooper menggunakan jack stand. Buka safety pin yang terdapat pada ke-4 baut ball joint. (ada di sebelah bawah)
Berikutnya adalah melepas bagian bawah ball joint dari spindle roda yang terpasang sangat kuat. Untuk melepasnya anda membutuhkan palu untuk membantu melonggarkannya. Pukul-pukulkan palu ke bagian spindle.
Ball joint akan terlepas dengan mudah jika sudah cukup longgar, seperti pada gambar di bawah.
Langkah berikutnya adalah melepas ke-4 baut yang mengikat ball joint ke lengan suspensi. Kemudian lepas dan angkat ball joint dari lubang dudukannya seperti pada gambar no. 5 di bawah.
Setelah ball joint sudah terlepas dari dudukan asal, selanjutnya adalah menempatkan kembali ball joint ke posisi semula namun kali ini melalui bagian bawah dari lubang dudukan, bukan melalui atas. Posisi inilah yang akan memberikan tambahan ground clearance pada suspensi bagian depan Trooper. Gunakan dongkrak untuk mengangkat lengan suspensi bagian bawah untuk memudahkan penempatan kembali ball joint ke lubang dudukan lengan suspensi atas.
Jika membutuhkan clearance yang lebih banyak, spacer dapat ditambahkan pada tahap ini dan ditempatkan diantara ball joint dengan dudukan. Namun untuk mengakomodasi ketebalan spacer ini maka baut asli perlu diganti dengan baut yang lebih panjang.
Pasang kembali seluruh baut ball joint pada tempatnya dan kencangkan. Pastikan ke-4 baut terpasang dengan baik dengan erat, serta posisi lubang pada telinga ball joint berada pada posisi yang sejajar dengan lubang dudukan pada lengan suspensi. Panduan kekuatan torsi baut dapat digunakan sebagai referensi dan dapat dilihat pada buku manual Trooper.
Jika ke-4 baut telah terpasang dengan baik, maka kini kita telah mendapatkan tambahan ketinggian (clearance) untuk bagian suspensi depan tanpa tambahan modifikasi apapun yang dapat mengakomodir ban dengan ukuran 31 x 10.5. Lakukan spooring setelah semua bagian terpasang kembali.
Metode Ball Joint Flip ini dapat diaplikasikan untuk Trooper dengan sistem suspensi depan double wishbone yang dual arm (Trooper tahun 1988 ke atas), maupun pada sistem single arm (Trooper tahun 1987 ke bawah). Konsekuensi dari metode ini akan membuat peredam kejut atau shock breaker akan lebih panjang tertarik dalam keadaan normal. Untuk itu disarankan untuk menggunakan shock breaker yang lebih panjang dan lebih keras agar dapat memberikan kestabilan saat manuver.
Apabila penambahan ground clearance menggunakan metode ini dirasakan kurang, metode berikutnya yang dapat dicoba dan dikombinasikan adalah dengan menggunakan body lift yang dapat memberikan penambahan tinggi hingga 2-3 inci.
Referensi Gambar: Tad Grosvenor, 05-2002, Planet Isuzoo.Com
Referensi Artikel: Planet Isuzoo.Com, Milis 02-2006, Milis 07-2009 (Unduh postingan di sini)
Baca Selengkapnya......
Apabila penambahan ground clearance menggunakan metode ini dirasakan kurang, metode berikutnya yang dapat dicoba dan dikombinasikan adalah dengan menggunakan body lift yang dapat memberikan penambahan tinggi hingga 2-3 inci.
Referensi Gambar: Tad Grosvenor, 05-2002, Planet Isuzoo.Com
Referensi Artikel: Planet Isuzoo.Com, Milis 02-2006, Milis 07-2009 (Unduh postingan di sini)
Labels:
Artikel Teknis,
TIPS
Subscribe to:
Posts (Atom)

























